Denda Tilang Tidak Punya SIM dan Pelanggaran Lainnya 2019

Advertisement

Denda Tilang Tidak Punya SIM– Sebagai pengendara lalu lintas yang mematuhi aturan, wajib mempunyai surat-surat izin mengemudi. Surat-surat yang wajib dibawa ketika berkendara yaitu SIM dan STNK.

SIM mempunyai nama kepanjangan yaitu Surat Izin Mengemudi, sedangkan STNK adalah Surat Tanda Nomor Kendaraan. pengendara lalu lintas yang tidak mempunyai SIM dan STNK berarti melanggar lalu lintas akan ditilang sesuai dengan peraturan Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Proses tilang akan dilakukan polisi apabila ada razia atau pengendara melanggar lalu lintas hal itu akan terjadi sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Pengendara lalu lintas tidak hanya diwajibkan mempunyai surat-surat untuk berkendara, tetapi wajib mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak terjadi tilang (Bukti Pelanggaran Lalu Lintas Jalan Tertentu).

Advertisement

Denda tilang yang dilakukan oleh polisi bereda-beda sesuai dengan kesalahan pengendara lalu lintas. Semakin banyak kesalahan yang dilakukan oleh pengendara semakin banyak atau mahal juga denda tilang tersebut.

Seseorang pengendara yang kena tilang akan diberikan slip merah oleh polisi dan melakukan sidang sesuai dengan ketentuan tanggal sidang. Tidak hanya diberi slip merah dan melakukan tindakan sidang tetapi akan mendapatkan denda sesuai dengan kesalahan pengendara tersebut.

Berikut merupakan daftar denda yang harus dibayar oleh pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas sesuai dengan Undang-undang No 22 Tahun 2009:

Advertisement

Daftar Denda Tilang Pelanggaran Lalu Lintas

Daftar Denda Tilang Tidak Punya Sim

1. Denda Tilang Tidak Memiliki SIM

SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah hal yang sangat penting bahkan wajib bagi pengendara. Jika kalian sobat berkendara tidak memiliki SIM akan menjadi sasaran pihak polisi untuk menjadi bahan tilangan. Denda untuk pengendara tidak memilki sim sesuai dengan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Pasal 281 yaitu sebanyak 1 Juta Rupiah atau kurangan paling lama 4 bulan, tetapi hal itu sesuai dengan keputusan hakim saat melakukan sidang tilang.

2. Tidak Menunjukan SIM Saat Terjadi Razia.

Memang Kewajiban pengendara lalu lintas wajib memiliki SIM, tetapi saat kita berkendara SIM tersebut wajib dibawa. Jika pengendara lalu lintas tidak membawa SIM atau tidak bisa menunjukan SIM kepada polisi saat terjadi razia tilang akan dikenakan Pasal 28 Ayat 2 yang berbunyi “Setiap kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tidak dapat menunjukannya saat razia polisi, maka dapat dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda sebanyak 250 Ribu Rupiah”.

3. Tidak Menggunakan Plat Nomor atau Memasang Plat Nomor.

Sesuai dengan pasal 280 berbunyi “Setiap Kendaraan Bermotor yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan akan dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak 500 Ribu Rupiah”, jadi bagi kalian pengendara lalu lintas wajib sekali kendaraan anda dipasangi Tanda Nomor kendaran (Plat Nomor) baik bagian depan maupun belakang demi keamanan pengendara dari razia tilang.

Baca Juga :   8 Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Tubetype
Advertisement

4. Pengendara Sepeda Motor Tidak Memenuhi Persyaratakan Teknis.

Maksud dari persyaratan teknis pengendara lalu lintas adalah kelengkapan dari sepeda motor, seperti spion harus 2 yaitu kanan dan kiri, lampu harus selalu menyala baik siang maupun malam, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan atau spidometer, dan knalpot. Pengendara lalu lintas yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang disebutkan tersebut akan dikenakan Pasal 285 ayat 1 dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak 250 Ribu Rupiah. Hal tersebut maka lengkapilah kendaraan anda sebelum terkena pelanggaran lalu lintas.

5. Pengendara Mobil yang Tidak Memenuhi Persyaratan Teknis.

Sesuai dengan Pasal 285 Ayat 2 pengendara mobil yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, menghapus kaca dipadana kurangan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak 500 Ribu Rupiah. Apabila salah satu persyaratan tersebut tidak dipenuhi oleh pengendara mobil maka akan terjadi tindakan oleh pihak tilang. Maka lengkapilah persyaratan teknis tersebut demi keamanan pengendara.

6. Denda Tilang Tidak Memiliki Ban Serep.

Jika dipikir sekilas mempunyai ban cadangan tidak terlalu penting, apa lagi jika pengendara mobil merasa ban mobilnya sangat aman untuk berkendara. Tetapi, pemikiran sekilas tersebut merupakan hal yang tidak baik untuk pengendara mobil yang mematuhi peraturan dan pelanggaran tersebut juga akan menyelekai diri pengendara tersebut. Untuk itu, dibuatlah peraturan oleh pemerintah dengan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Pasal 278 Ayat 2 yang berbunyi “Setiap pengendara mobil yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan seperti ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda dan pertolang pertama pada kecelakaan akan dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau membayar denda paling banyak 250 Ribu Rupiah”.

7.  Denda Melanggar Rambu-Rambu Lalu Lintas.

Sering kita jumpai pengendara yang tidak menaati peraturan rambu-rambu lalu lintas, peraturan tersebut adalah hal yang fatal dan dapat dikenai sanksi atau tilang oleh pihak polisi lalu lintas. Sesuai dengan Pasal 287 Ayat 1 akan dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak 500 Ribu Rupiah. Untuk itu, menaati peraturan rambu-rambu lalu lintas wajib dilakukan bagi pengendara.

8. Denda Tilang Melanggar Batas Kecepatan.

Ternyata pengendara lalu lintas mempunyai batas kecepatan berkendara. Tidak hanya kecepatan berkendara saja yang memiliki batas, tetapi kerendahan batas kecepatan juga penting bagi pengendara. Kebut-kebutan di jalan bukan hal yang baik dan aman bagi pengendara,  hal tersebut akan membahayakan kesalamatan pengendara. Ketika pengendara berkendara di jalan tol juga ada kecepatan paling rendah agar tidak menganggu kendaraan yang ada dibelakangnya. Untuk itu dibuatlah Pasal 287 Ayat 5 setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana paling lama 2 bulan atau denda paling banyak 500 Ribu Rupiah.

9. Denda Tidak Membawa STNK.

STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) merupakan wajib bagi kendaraan. Kendaraan yang tidak memiliki STNK akankena tilang razia. STNK juga diperbarui setiap 1 tahun sekali dengan cara membayar pajak kendaraan tersebut hal tersebut menjadi bukti bahwa kendaraan tersebut sudah taat terhadap pajak yang disepakati oleh pemerintah dan negara. Setiap pengendara yang tidak membawa STNK saat berkendara akan dikenakan pidana paling lama 2 bulan atau dengan denda paling banyak 500 Ribu Rupiah, kebijakan tersebut sudah dicantumkan pada Pasal 288 Ayat 1.

Baca Juga :   Cara Merawat Motor Bebek Agar Awet (Injeksi & Karburator)

10. Denda Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman.

Penggunaan sabuk pengaman pada mobil merupakan wajib bagi pengendara demi kemanan diri sendiri dan untuk mematuhi peratura lalu lintas. Penggunaan sabuk pengaman tidak hanya dipakai oleh supir tetapi dipakai juga oleh penumpang yang duduk disampingnya. Pengendara yang melanggar peratran tersebut akan dipidana kurungan paling lama 1 bulan dan denda paling banyak 250 Ribu Rupiah sesuai dengan Pasal 289. Maka dari itu, bagi kalian pengendara mobil pakailah sabuk pengaman (Seat Belt) demi untuk keselamatan anda jika terjadi kecelakaan pada kendaraan anda sob.

11. Tidak Mengenakan Helm Berlogo SNI Bagi Kendaraan Bermotor.

Sesuai dengan Pasal 291 Ayat 1 setiap pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional dipidana dengan kurangan paling lama 1 bulan atau dengan denda paling banyak 250 Ribu Rupiah. Pemakaian helm standar nasional merupakan kewajiban bagi pengendara sepeda motor maupun penumpang sepea motor, karena akan melindungi dari kecelakaan, benturan dan lain-lain. Maka, pemakaian helm SNI wajib dan menjadikan pengendara lolos dari keselamatan dan peraturan lalu lintas.

12. Denda Tidak Menyalakan Lampu pada Malam Hari.

Semua kendaraan wajib menyalakan lampu utama baik di siang hari maupun malam hari. Bagi kendaraan yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari akan dikenakan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak 250 Ribu Rupiah sesuai dengan Pasal 107 Ayat 1. Penggunaan lampu utama pada malam hari tidak hanya digunakan untuk penerangan dan mematuhi peraturan lalu lintas. Untuk itu bagi kalian pengendara lalu lintas wajib untuk menyalakan lampu pada malam hari.

13. Denda Tilang Tidak Menyalakan Lampu Di Siang Hari.

Menyalakan lampu pada kendaraan tidak hanya berlaku pada malam hari tetapi berlaku juga pada siang hari. Bagi pengendara yang tidak menyalakan lampu pada siang hari akan dikenakan pidana kurungan paling lama 15 hari dan denda paling banyak 100 Ribu Rupiah sesuai dengan ketentuan pada Pasal 293 Ayat 2. Ayolah bagi pengendara lalu lintas jangan lupa menyalakan lampu pada siang hari ya bro and sist.

14. Denda Tilang Tidak Menyalakan Lampu Sein.

Tidak menyalakan lampu sein pada saat belok kanan dan kiri adalah hal yang bisa kita temui di jalanan. Ternyata tidak menyalakan lampu sein saat pengendara akan berbelok akan dikenakan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak 250 Ribu Rupiah, ketentuan tersebut tertera pada Pasal 294.

Baca Juga Informasi Otomotif Lainnya
Syarat Balik Nama MotorCara Mengkilapkan Cat Motor
Biaya Balik Nama MotorCara Memperbaiki Aki Basah

Paparan informasi otomotifer.com di atas merupakan denda bagi pengendara yang tidak mematuhi peraturan. Untuk itu bagi kalian pengendara lalu lintas wajib mematuhi peraturan yang sudah ada demi keselamatan bersama. Mari mulai sekarang dan yang akan datang tertiblah dan patuhi peraturan berkendara yaa bro and sist. Thankyou 🙂

Advertisement
5/5 (1 Review)