Biaya Balik Nama Motor 2019 Untuk STNK dan BPKB

Advertisement

Biaya Balik Nama Motor 2019 – Bagi yang berencana membeli motor bekas, maka harus menyiapkan uang lebih untuk biaya balik nama motor agar menjadi atas nama sendiri. Apabila tidak melakukannya, maka pemilik motor sebelumnya berhak memblokir STNK motor yang mereka jual agar tidak terbebani pajak progresif.

Apabila belum ada uang untuk membayar biaya balik nama motor, kami sarankan untuk terlebih dahulu membuat perjanjikan ke pemilik motor sebelumnya agar diperbolehkan meminjam KTP. Pasalnya salah satu syarat perpanjang STNK adalah harus melampirkan KTP Asli sesuai nama yang tertera pada STNK.

Dari pada merepotkan orang lain dan bolak balik meminjam KTP, lebih baik kita segera mengurusi balik nama motor. Sayangnya biaya yang harus kita keluarkan tidaklah sedikit. Nah untuk mengetahui seberapa besar biaya balik nama motor, silahkan simak informasi otomotifer.com berikut ini.

Advertisement

Syarat Balik Nama Motor

Biaya Balik Nama MotorProsedur balik nama motor harus terlebih dahulu memenuhi beberapa syarat agar proses berjalan lancar. Adapun syarat-syaratnya silahkan simak di bawah ini.

  1. Membawa STNK asli dan fotocopy
  2. Membawa KTP pemilik baru baru yang asli dan fotocopy
  3. Membawa BPKB asli dan fotocopy
  4. Apabila ada, lebih baik membawa Kwintasi pembelian motor yang sudah ditandatangani di atas materia

Bisa dikatakan syarat balik nama motor tergolong sangat mudah. Kita tak perlu meminjam KTP pemilik motor sebelumnya, karena yang harus dibawa adalah KTP asli pemilik motor baru. Selain itu, bawa pula STNK dan BPKB yang asli serta fotocopy.

Cara Balik Nama Motor (STNK)

Biaya Balik Nama STNK MotorNah setelah semua syarat di atas terpenuhi, lalu kita tinggal datang ke Samsat terdekat dengan membawa semua syarat balik nama motor di atas. Jangan lupa membawa uang, karena biaya balik nama motor tidaklah murah. Untuk mengetahui lebih detail bagaimana prosesnya, silahkan simak di bawah ini.

Advertisement

1. Datang Ke SAMSAT

Proses balik nama motor harus dilakukan di kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap). Masbro harus membawa semua syarat balik nama motor di atas. Owh yah, kantor SAMSAT yang dituju harus sesuai dengan domisili pemilik motor yang baru dan apabila berbeda wilayah, maka harus terlebih dahulu melakukan proses cabut berkas atau mutasi kendaraan.

2. Tes Fisik Kendaraan

Sebelum membayar biaya balik nama motor, kita harus terlebih dahulu cek fisik kendaraan untuk memeriksa nomor rangka dan nomor mesin. Setelah proses cek fisik selesai, kita akan mendapatkan bukti hasil cek fisik yang kemudian diserahkan ke loket cek fisik khusus balik nama motor. Biasanya kita akan dikenakan biaya cek fisik yang nominalnya berbeda-beda, sesuai kebijaksanaan masing-masing daerah.

Setelah itu kita akan mendapatkan bukti pengesahan cek fisik yang kemudian harus di fotocopy. Nantinya fotocopy bukti cek fisik digunakan untuk mengurusi balik nama BPKB yang harus dilakukan di Polda. Yah, lokasi balik nama STNK dan BPKB memang berbeda, sehingga membuat proses balik nama motor terkesan sangat ribet.

3. Pendaftaran Balik Nama Motor

Langkah selanjutnya tinggal menyerahkan semua berkas yang disiapkan termasuk hasil cek fisik yang telah divalidasi ke loket pendaftaran balik nama kendaraan. Kemudian petugas akan memeriksa kelengkapan syarat balik nama motor yang sudah kita berikan. Apabila semuanya sudah lengkap, maka kita akan diberi formulir untuk diisi.

Baca Juga :   Cara Mengatasi Motor Mogok Tiba Tiba dan Solusinya
Advertisement

Isi semua formulirnya dengan benar, lalu serahkan kembali ke petugas di loket pendaftaran balik nama motor. Setelah itu kita tinggal menunggi dipanggil dan akan mendapatkan tanda terima bahwa berkas balik nama motor sedang diproses.

BPKB asli dan KTP asli akan dikembalikan ke kita, lalu kita disuruh membayar biaya pendaftaran balik nama motor yang dipatok sebesar 30 Ribu Rupiah. Biasanya STNK yang baru tidak langsung jadi dan kita harus menunggu 2 sampai 5 hari.

4. Pengambilan Notice dan Pembayaran Pajak

Langkah selanjutnya tinggal mengambil STNK baru yang sudah jadi sekaligus membaya biaya balik nama motor. Masbro harus kembali datang ke kantor SAMSAT dengan membawa bukti tanda terima serta BPKB yang asli. Kemudian serahkan tanda terima ke loket pendaftaran balik nama.

Biasanya petugas menyuruh untuk memperlihatkan BPKB yang asi serta beberapa syarat balik nama motor lainna, seperti bukti cek fisik dan kwintasi pembelian motor yang ditandatangani ke dua belah pihak di atas materai 6.000 Ribu Rupiah.

Selanjutnya petugas akan memberikan notice pajak yang isinya berupa rincian pembayaran pajak yang harus dibayarkan untuk menyelesaikan proses balik nama motor. Biaya pajaknya tergantung kendaran yang dibalik nama, jadi setiap motor biaya balik namanya berbeda-beda.

Nah setelah pembayaran pajak selesai, maka kita akan mendapatkan STNK baru sesuai atas nama kita. Itu artinya nama yang tertera pada STNK akan berbeda dengan yanga di BPKB. Agar sama, maka kita harus terlebih dahulu mengurusi balik nama BPKB di Polda.

Nah setelah mengetahui cara balik nama motor, sekarang kita tinggal membahas biaya balik nama motor. Masbro tentu penasaran ingin mengetahui seperti apa rincian pajak yang harus dibayarkan. Bagi yang penasaran, silahkan simak di bawah ini.

Biaya Balik Nama Motor (STNK & BPKB)

Biaya Balik Nama BPKB MotorAda dua macam biaya balik nama motor, yakni biaya pajak dan diluar pajak. Biayanya juga tergantung jenis kendaraan yang dibalik nama. Semakin mahal harga motornya, tentu semakin besar biayanya. Sebagai contoh adalah Yamaha R25 yang nilai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar Rp. 750 Ribu/tahun.

Biaya Pajak

Apabila ingin balik nama motor kita harus sekalian membaya biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang kemudian di tambah BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) dan beberapa biaya pajak lainnya yang bisa masbro simak rinciannya berikut ini.

  • BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor)

Biaya BBN KB dihitung berdasarkan nilai PKB tahun sebelumnya. Adapun rumusnya adalah 2/3 x PKB. Sebagai contoh adalah Yamaha R25 dengan PKB Rp. 750 Ribu, maka apabila biaya BBM KB-nya sebesar 2/3 x Rp. 750.000 = Rp. 500.000

  • PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)

Nilai PKB setiap kendaraan berbeda-beda dan disesuaikan dengan harga kendaraan. Apabila motornya merupakan motor matic sekelas Honda Beat, tentu nilai PKB-nya lebih murah. Sedangkan bagi motor sekelas Yamaha R25 berada dikisaran Rp. 750.000

  • SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan)

Nilai SWDKLLJ untuk semua motor sama, yakni sebesar Rp. 35.000. Fungsi SWDKLLJ

  • Biaya Administrasi STNK

Kemudian biaya yang harus dibayar selanjutnya adalah biaya adminstrasi STNK yang dikenakan sebesar Rp. 100.000 untuk motor.

  • Biaya Adm TNKB (Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)

Selanjutnya biaya balik nama motor juga harus membayar biaya adminstrasi TNKB sebesar Rp. 60.0000. Apabila semua biaya balik nama di atas kita total, maka rinciannya sebagai berikut.

Baca Juga :   Syarat Perpanjang STNK 2019 : Motor dan Mobil

Biaya di atas hanya biaya pajaknya saja dan belum termasuk biaya non pajak yang terdiri dari biaya pengesahan hasil cek fisik, biaya pendaftaran balik nama STNK dan BPKB. Adapun rincian biaya diluar pajak tersebut adalah sebagai berikut

Biaya Non Pajak

  • Biaya Tip untuk petugas Cek Fisik : Rp. 10.000 (sukarela)
  • Biaya Pengesahan hasil Cek Fisik : Rp. 30.000
  • Biaya Pendaftaran Balik Nama STNK : Rp. 30.000
  • Biaya Pendaftaran Balik Nama BPKB  : Rp. 80.000

Yah, kita juga harus mengeluarkan uang untuk pendaftaran balik nama BPKB yang nantinya dilakukan di Polda setelah proses pembayaran biaya balik nama STNK motor selesai. Bianya mengurus bali nama BPKB memang tak terlalu mahal, karena hanya sebesar Rp. 80.000.

Untuk mengurus balik nama BPKB juga cukup mudah. Masbro hanya perlu membawa beberapa syarat sebagai berikut

  1. Fotokopi STNK yang telah dibalik nama
  2. Fotokopi KTP (Pemilik yang baru)
  3. Fotokopi BPKB
  4. Fotokopi hasil pengesahan cek fisik
  5. Fotokopi kwitansi pembelian motor
  6. BPKB asli

Tempat pengurusan balik nama BPKB motor harus dilakukan di Polda. Jangan lupa membawa semua berkas di atas, kemudian kita tinggal melakukan pembayaran adminstrasi balik nama BPKB yang harus dibayarkan di loket Bank BRI.

Setelah membayar di Loket BRI, kemudian kita akan mendapatkan bukti setoran yang nantinya digabungkan dengan formulir pendaftaran BBN BPKB. Selanjutnya kita tinggal menyerahkan formulir tersebut beserta berkas persyaratan yang telah disiapkan.

Lalu petugas akan menyerahkan tanda terima yang harus dibawa saat mengambil BPKB. Pembuatan BPKB baru biasanya memakan waktu berbulan bulan. Nantinya petugas akan memberitahukan kita kapan BPKB yang baru akan jadi. Untuk mengambilnya kita cukup membawa fotocopy KTP serta tanda terima.

Total Biaya Balik Nama Motor

Biaya BBN KB = 2/3 x PKBRp. 500.000
Biaya PKBRp. 750.000
Biaya SWDKLLJRp. 35.000
Biaya Adminstrasi STNKRp. 100.000
Tip untuk petugas Cek Fisik (sukarela)Rp. 10.000
Pengesahan hasil Cek FisikRp. 30.000
Pendaftaran Balik Nama STNKRp. 30.000
Pendaftaran Balik Nama BPKBRp. 80.000
TOTALRp. 1.535.0000

Apabila semua biaya balik nama STNK dan BPKB motor di atas kita total, maka biayanya mencapai Rp. 1.535.000. Biaya tersebut dikhususkan untuk motor dengan PKB-nya sebesar Rp. 750.000, jadi untuk motor lainnya maka biayanya bisa lebih murah atau lebih mahal.

Baca Juga Informasi Otomotif Lainnya
Komponen Kopling Mobil Cara Menyetel Klep Mobil
Cara Mengendarai Mobil MaticCara Memperbaiki Aki Basah

Nah demikianlah rincian balik nama motor untuk mengubah nama yang tertera pada STNK dan BPKB. Prosesnya memang cukup ribet dan memakan waktu. Bagi yang memiliki waktu terbatas mungkin akan memilih menggunakan jasa balik nama yang otomatis membutuhkan biaya lebih besar untuk membayar biaya pengurusan.

Advertisement
0/5 (0 Reviews)